Ketua Bawaslu Muratara Hairul Alamsyah, Pemilu Insklusif Bukan Hanya Sekedar Memenuhi Aturan Hukum.
|
Bawaslu Kabupaten Muratara menggelar kegiatan “Fasilitasi Penguatan Pemahaman Kepemiluan pada Pemilih Disabilitas: Mewujudkan Pemilu yang Inklusif dan Ramah Disabilitas” di Kantor Bawaslu Muratara, Jumat (12/12/2025).
Hadir dalam kegiatan ini Ketua Bawaslu Kabupaten Muratara Hairul Alamsyah dan sekaligus membuka acara Secarah Resmi, dan hadir juga Anggota Bawaslu Kabupaten Muratara Vita Novalia Arifin Selaku Kordiv HP2H Bawaslu Muratara.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat komitmen penyelenggara pemilu dalam memastikan pemenuhan hak politik penyandang disabilitas. Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, Massuryati, menegaskan bahwa hak politik kelompok disabilitas telah dijamin dalam Pasal 5 UU 7 Tahun 2017 dan harus dipastikan pelaksanaannya secara nyata di lapangan.
Ketua Bawaslu Hairul Alamsyah menyampaikan pada saat sambutan sekaligus membuka acara secara resmi mengatakan Pemilu Insklusif Bukan hanya sekedar memenuhi aturan hukum, melainkan wujud komitmen terhadap warga negara atas nilai hak yang sama, dan tidak ada hambatan yang tidak adil berdasarkan identitas apapun ( tanpa Diskriminasi ).
" Pemilu Insklusif Bukan hanya sekedar memenuhi aturan hukum, melainkan wujud komitmen terhadap warga negara atas nilai hak yang sama, dan tidak ada hambatan yang tidak adil berdasarkan ientitas apapun ( tanpa Diskriminasi )". Ujar Hairul Alamsyah.
Acara dibuka oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Muratara Hairul Alamsyah, Hairul menekankan pentingnya memberikan akses setara bagi seluruh warga negara dalam proses demokrasi. Ia menyampaikan bahwa meskipun Pemilu Serentak baru digelar pada tahun 2029, sosialisasi harus dilakukan sejak dini, terutama setelah keluarnya Putusan MK Nomor 135 terkait pemisahan jadwal pemilu nasional dan daerah.
"meskipun Pemilu Serentak baru digelar pada tahun 2029, sosialisasi harus dilakukan sejak dini, terutama setelah keluarnya Putusan MK Nomor 135 terkait pemisahan jadwal pemilu nasional dan daerah". Ujar Hairul.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu berharap partisipasi politik penyandang disabilitas dapat terus meningkat dan menjadi bagian integral dalam pembangunan demokrasi yang berkeadilan dan inklusif.
"Sosialiasi ini Merupaan bentuk nyata Bawaslu untuk menjaga hak pilih warga Negara Indonesia". Tutup Ketua Bawaslu Hairul Alamsyah