Lompat ke isi utama

Berita

Matangkan IKU Jajaran Bawaslu Sumsel Perkuat Akuntabilitas Tata Kelola Kelembagaan

Dokumentasi.

Rapat Bersama Pimpinan Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan mematangkan penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagai upaya memperkuat akuntabilitas dan tata kelola kelembagaan hingga tingkat kabupaten/kota, Selasa (11/08/2026).

Palembang, Bawaslu Sumsel — Bawaslu Sumsel mematangkan penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagai upaya memperkuat akuntabilitas dan tata kelola kelembagaan hingga tingkat kabupaten/kota. Finalisasi IKU tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan penandatanganan komitmen bersama seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sumsel yang akan dilaksanakan secara daring. 

Anggota Bawaslu Sumsel, Ardiyanto, mengatakan rapat ini diperlukan untuk memastikan indikator yang disusun dapat diterapkan sesuai kebutuhan dan kondisi di wilayah Sumsel. Menurut dia, tahap finalisasi menjadi bagian penting untuk memilah indikator yang relevan dengan pelaksanaan tugas jajaran Bawaslu di daerah.

“Kita perlu memastikan indikator yang disusun benar-benar sesuai untuk diterapkan di Sumsel. Persiapannya juga perlu dilakukan bersama seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota agar pelaksanaan tugas semakin tertata, terarah, dan memiliki ukuran kinerja yang jelas,” kata Ardiyanto di ruang Ketua Bawaslu Sumsel, Selasa (11/08/2026). 

Ia berharap penerapan IKU secara bersama dapat memberikan ukuran yang lebih jelas terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Bawaslu Kabupaten/Kota. Dengan begitu, target kinerja setiap jajaran dapat disusun secara lebih terarah sesuai sasaran strategis lembaga. 

Plt. Ketua Bawaslu Sumsel, Ahmad Naafi, mengatakan penandatanganan komitmen bersama tersebut berkaitan dengan upaya memperkuat kontribusi setiap unit kerja terhadap kelembagaan Bawaslu. 

Komitmen itu juga diarahkan untuk menyelaraskan target kinerja di seluruh jajaran Bawaslu Sumsel. “Komitmen ini menjadi dasar bagi setiap unit kerja untuk memberikan kontribusi nyata dalam penguatan kelembagaan Bawaslu. Kita ingin seluruh jajaran memiliki arah yang sama dalam meningkatkan kualitas tata kelola organisasi,” ujar Naafi. 

Menurut dia, penyelarasan target kinerja tersebut mencakup sejumlah aspek, antara lain peningkatan kualitas tata kelola organisasi, penguatan sumber daya manusia, peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan, serta penguatan aspek hukum untuk mendukung pelaksanaan pengawasan Pemilu dan Pemilihan. 

Anggota Bawaslu Sumsel, Nana Priana, berharap komitmen bersama itu dapat mendorong Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sumsel meningkatkan akuntabilitas dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan. 

“Harapannya, komitmen bersama ini bisa semakin memperkuat akuntabilitas tata kelola kelembagaan di Bawaslu Kabupaten/Kota. Pelaksanaan tugas harus semakin terarah, terukur, dan tetap mengacu pada sasaran strategis Bawaslu, khususnya di Sumsel,” kata Nana. 

Rapat tersebut juga turut dihadiri Kepala Bagian Pengawasan Hendri Alma Wijaya, Kepala Bagian Hukum, Humas, dan Datin Yuswari Kurniawan, serta Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Heriyanto

Humas Bawaslu