Lompat ke isi utama

Berita

Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Bawaslu Kabupaten Muratara Hadir Melalui Aplikasi Zoom Meeting

Dokumentasi

Bawaslu Kabupaten Muratara mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik, yang di selenggarakan oleh Nawaslu Provinsi Sumatera Selatan dengan Tema Penguatan Kapasitas Pelayanan Informasi Publik : Monitoring Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik pada Bawaslu Kabupaten/Kota Tahun 2026, Kegaiatn ini di laksanakan secara daring Kamis 9 Juli 2026

Bawaslu Muratara - Bawaslu Kabupaten Muratara mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik, yang di selenggarakan oleh Nawaslu Provinsi Sumatera Selatan dengan Tema Penguatan Kapasitas Pelayanan Informasi Publik : Monitoring Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik pada Bawaslu Kabupaten/Kota Tahun 2026, Kegaiatn ini di laksanakan secara daring Kamis 9 Juli 2026.

Plt Ketua Bawaslu Sumsel, Ahmad Naafi, membuka kegiatan sekaligus menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjaga keterbukaan informasi. Ia menekankan bahwa penilaian keterbukaan informasi publik di tingkat nasional sangat bergantung pada komitmen provinsi dan kabupaten/kota. 

“Evaluasi ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Status informatif yang kita raih akan menentukan posisi Bawaslu Sumsel di mata publik. Karena itu, mari kita jaga bersama agar kabupaten yang sudah informatif tidak menurun, dan yang masih menuju informatif bisa segera naik kelas,” ujar Naafi. 

Naafi juga menambahkan, keterbukaan informasi publik bukan hanya soal penilaian, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat. “Kalau semua kabupaten/kota bisa mencapai status informatif, itu akan menjadi bukti nyata bahwa Bawaslu hadir dengan transparansi. Nantinya ada penghargaan dari Bawaslu RI maupun Komisi Informasi Sumsel sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras kita,” tuturnya. 

Dokumentasi

Dalam rapat tersebut, hadir Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Sumsel, Massuryati; Kepala Bagian Hukum, Humas, Data dan Informasi, Yuswari Kurniawan; Kepala Sekretariat; serta jajaran koordinator, kasubag, dan staf data dari seluruh Bawaslu kabupaten/kota di Sumatera Selatan. 

Semangat kebersamaan menjadi benang merah dalam diskusi. Naafi menutup dengan ajakan agar keterbukaan informasi dijadikan budaya kerja. “Saya yakin kita bisa. Mari kita jadikan keterbukaan informasi sebagai semangat bersama, bukan hanya target penilaian,” ucapnya. 

Dengan koordinasi yang solid, Bawaslu Sumsel berharap seluruh kabupaten/kota mampu meraih status informatif pada 2026, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.

Sebagai Informasi tambahan Kegiatan ini dihadiri oleh Bawaslu Kabupaten/Kota Se-Sumatera Selatan, Tujuan dari kegaiatan ini Untuk untuk melakukan Sosialisasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) dan Bimbingan Teknis terkait pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ).

Dokumentasi

Humas Bawaslu