Lompat ke isi utama

Berita

Nana, Berharap Pembekalan ini Menjadi Fondasi yang Kokoh Bagi Para Peserta Orientasi PPPK

Dokumentasi.

Anggota Bawaslu Sumsel, Nana Priana saat memberikan materi dalam Orientasi PPPK tahun 2026, Kamis (13/8/2026). 

Palembang, Bawaslu Sumsel - Anggota Bawaslu Sumsel, Nana Priana, memberikan pembekalan mendasar mengenai tugas, fungsi, nilai, serta etika instansi bagi seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Penyelenggaraan orientasi ini diposisikan sebagai langkah strategis dalam mendukung reformasi birokrasi dan terciptanya tata kelola kelembagaan pengawas pemilu yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.  

“Arah kebijakan ini menjadi panduan tunggal dalam menyelaraskan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) dengan tantangan pengawasan pemilu yang kian dinamis,” kata Nana saat menjadi pemateri dalam Orientasi PPPK tahun 2026, Kamis (13/8/2026). 

Nana menekankan bahwa orientasi ini wajib diikuti oleh setiap PPPK setelah diangkat pertama kali. “Ada enam nilai utama kelembagaan yang wajib dijiwai setiap pegawai dalam menjalankan tugas, yaitu: mandiri, integritas, transparansi, profesional, akuntabilitas, dan kebersamaan,” kata Nana.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa peserta dinyatakan lulus apabila meraih skor akhir minimal 70,01 (Kualifikasi Baik). Peserta yang lulus akan mengantongi e-Sertifikat resmi yang diterbitkan langsung oleh Puslitbangdiklat Bawaslu RI melalui Learning Management System (LMS).  

Ke depan, Nana berharap pembekalan ini menjadi fondasi yang kokoh bagi para peserta orientasi untuk terus menginternalisasi nilai-nilai kelembagaan dalam setiap langkah kerja. “Dedikasi pada PPPK sangat diharapkan dalam memperkuat barisan pengawasan guna mewujudkan pemilu yang bersih, jujur, dan berintegritas,” tutup Nana. 

Humas Bawaslu