Bawaslu Harus Adaptif! Herwyn Dorong Transformasi Pengawasan Modern
|
Medan, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda meminta jajarannya untuk memperkokoh visi Bawaslu 2025-2029. Visi yang dimaksud adalah “Kolaborasi Memperkokoh Demokrasi Substansial melalui Pengawasan Pemilu yang Berintegritas dalam rangka Mewujudkan Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas.”
Herwyn menyebutkan, visi ini dirancang untuk menjawab tantangan demokrasi yang semakin kompleks sekaligus menyelaraskan arah kebijakan lembaga dengan target jangka panjang pembangunan nasional. Dalam hal ini, Herwyn membagi visi tersebut ke dalam tiga kata kunci utama.
“Pertama adalah kolaborasi, kemudian yang kedua adalah demokrasi substansial, dan yang terakhir adalah pengawasan pemilu yang berintegritas,” ujar Herwyn saat menghadiri forum diskusi bersama jajaran pimpinan dan sekretariat Bawaslu Provinsi Sumatera Utara, Selasa (28/4/2026).
Herwyn menegaskan tiga kata kunci tersebut merupakan hal yang harus diperkuat jajaran Bawaslu saat ini terutama di masa nontahapan. Lebih lanjut, dia mengajak jajarannya untuk terus melakukan evaluasi menyeluruh sebagai bagian penguatan kelembagaan sekaligus memperkuat visi Bawaslu.
Herwyn juga mengapresiasi diskusi ini karena telah menjadi ruang bagi Bawaslu Sumatera Utara untuk memberikan kontribusi pemikiran secara langsung. Herwyn secara aktif meminta masukan dari jajaran pimpinan dan sekretariat di daerah, baik dari sisi regulasi maupun kendala praktis di lapangan.
Ini dilakukan agar hal yang didiskusikan benar-benar mampu diimplementasikan dan relevan dengan dinamika pengawasan di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Melalui penguatan visi ini, Herwyn menekankan Bawaslu berkomitmen untuk terus bertransformasi menjadi lembaga pengawas yang modern dan adaptif. Upaya kolektif ini diharapkan dapat memperkuat pondasi demokrasi Indonesia, memastikan keberlanjutan kepemimpinan bangsa yang kredibel, serta mengawal transisi menuju cita-cita besar Indonesia Emas di masa depan.
Humas Bawaslu