Lompat ke isi utama

Berita

Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) tahun 2026, Hairul Alamsyah, Anak Muda Harus Melek Demokrasi, Kalian Generasi Penurus Bangsa,

Dokumentasi.

Bawaslu kabupaten muratara melaksanakan kegiatan pendidikan pengawas partisipatif (P2P) tahun 2026 dengan tema Berfungsi dan Bergerak Untuk Pemilu dan Pemilihan tahun 2029 yang Bermartabat, Kamis 11 Juni 2026.

Bawaslu Muratara - Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diselenggarakan secara tatap muka tahun 2026 ini dan seterusnya merupakan bagian dari upaya pengembangan dan pemberdayaan kader yang aktif, berfungsi dan bergerak di tengah efisiensi anggaran.

Bertempat di Kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Muratara, Bawaslu Kabupaten Muratara melaksanakan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) tahun 2026 dengan tema "Berfungsi dan Bergerak Untuk Pemilu dan Pemilihan tahun 2029 yang Bermartabat", Kegaiatan di laksanakan di Kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Muratara, Kamis 11 Juni 2026. Acara di Buka secara resmi oleh ketua Bawaslu Kabupaten Muratara Hairul Alamsyah dan di dampingi oleh anggota Bawaslu Kabupaten Muratara Farlin Addian dan Vita Novalia Arifin, dalam kegiatan ini Juga Hadir Anggota Bawaslu provinsi Sumatera Selatan Ardiyanto Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan.

Hairul Alamsyah mengatakan kalain la perpanjangan tangan dari kami Bawaslu Kabupaten Muratara kalianla yang akan membantu kami mengawasi seluruh aktivitas yang terjadi di wilayahnya sahabat semuanya. Karena itu, informasi dari masyarakat menjadi sangat penting untuk membantu Bawaslu mendeteksi dan mencegah dugaan pelanggaran sejak dini.

Dalam arahannya Hairul Alamsyah memberi motopasi kepada seluruh peserta Pendidikan Pengawas Partisipatif untuk melekk terhadap demokrasi yang terjadi jangan hanya jadi penonton jangan hanya sampai jadi pengawas pertisipatif ini saja, mari tekatkan dalam diri kita untuk menjadi diri yang lebi lagi, sekarang jadi pengawas Partisipatif siapa tau besok jadi Pimpinan Bawaslu Kabupaten Muratara. Ujar Hairul Alamsyah.

" Saya ingatkan kepada sahabat Pengawas Partisipatif untuk melekk terhadap demokrasi yang terjadi saat ini, jangan hanya jadi penonton jangan hanya sampai jadi pengawas pertisipatif ini saja, mari tekatkan dalam diri kita untuk menjadi diri yang lebi lagi, sekarang jadi pengawas Partisipatif siapa tau besok jadi Pimpinan Bawaslu Kabupaten Muratara, jadikan kegaiatan ini sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas diri sahabat semua agar nantinya proses yang sahabat jalankan memberikan hasil yang terbaik Ujar Hairul Alamsyah.

Dokumentasi

Hairul Alamsyah menambahkan Edukasi dan pemahaman tentang demokrasi harus kita tanamkan sejak dini agar kaum mudah seperti sahabat semuanya sadar akan demokrasi yang terjadi di sekitar kita, Hairul Alamsyah juga mengapresiasi atas antusiasme dan partisipasi aktif seluruh peserta selama mengikuti proses pembelajaran. Ia berharap para kader P2P yang telah mengikuti pendidikan ini mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

" Sahabat Pengawas Partisipatif Tahun 2026 tidak boleh berhenti pada pemahaman dan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan. Saya berharap seluruh peserta mampu tumbuh menjadi kader yang peduli, bergerak, dan menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga integritas demokrasi. Dari peduli menjadi penggerak bukan sekadar tema kegiatan, tetapi harus menjadi semangat dan komitmen yang diwujudkan dalam tindakan nyata di lingkungan masing-masing," Tutup Hairul Alamsyah.

Humas Bawaslu Kabupaten Muratara